Aku Kepada Kawanku

Jangan kau bersedih kawan…pandang mereka orang-orang pasar, puluhan kilo punggung mereka mengangkat beban, hanya disaat engkau terlelap dalam malam…

Jangan kau menangis kawan, hanya karena hidupmu yang kau rasa sempit dan sunyi…pandang nenek di seberang jalan, ia sudah berada di pasar jam dua pagi tiap hari..hanya untuk memungut sayuran yang jatuh dari truk yang ia jual tidak lebih dari lima ribu tiap harinya…

Mari berdiri, engkau masih memilki kaki…dan engkau mampu untuk itu…

Pegang tanganku…mari kita berlari, jalan ini tidak semudah yang kau lihat kawan…

Ingatkan aku akan lubang-lubang di jalan kawan, mata yang kupunya tak mampu memandang sekaligus untuk menarikmu berlari…

Jadilah pohon yang tinggi menjulang… dan bersiaplah terhempas angin kencang…jika engkau takut terhempas angin kencang, jadilah rumput-rumput rendahan… dan bersiaplah untuk diinjak-injak dan bersanding dengan kotoran…

3 Responses to “Aku Kepada Kawanku”


  1. 1 deady May 28, 2009 at 4:05 pm

    hmm….
    artikelnya menarik nih
    bicara mengenai alam yah?
    hihihi

    kayaknya ga dibaca…komen duank ya?

  2. 2 ghani arasyid July 3, 2009 at 7:03 pm

    indah sekali, Akh…
    kok sekarang jarang sekali nge-posting?
    padahal saya lihat sering update status di Facebook :mrgreen:

    iya akh…saya sibuk terus akhir2 ni…ga dapet ide juga buat tulisan yang bermanfaat… :-)

  3. 3 Abu zuhrah August 10, 2009 at 5:04 am

    Assalaamu’alaykum..
    akh..lama tak jumpe qite..hmmm..benar-benar tulisan expresif dan bebas…semoga makin kreatif..and tetep istiqomah..

    –regards–

    terasing.co.cc
    ibnujafar86.wordpress.com


Leave a Reply





"Assalamu'alaikum...Mari berbagi, dengan saya yang sederhana. Ahlan Wa Sahlan Wa Marhaban...singgah dulu ya...


Blog Juga Hasil Karya Cipta Lho

Blog Community

Suarakan Blogmu!

Wishnu Erlangga's Facebook profile