November Menahun

smog-gate

Pagi itu pagi sunyi, pagi itu menyapa tanpa kata terpatah
Dimataku berkabut biru, dan milikmu satu yang abu
Aku tersenyum, dan kau pun tersenyum
Bayangku terpantul pada kolam purnama, dan disana ada dirimu
Kita bercanda tentang sunyi, kutanya, dan kau berlalu pergi
Dan kolam itu menguap, bersama muncul mentari

Dimana dirimu?

Aku termenung, tercenung, termangu terdiam
Daun di dekatku berguguran, batu pijakku melapuk
Tapi tak kutemui dirimu, aku menanti hujan lembut
Mengisi kolam itu, menandakan hadirnya simpul sederhana, tersungging bermakna
Lalu kapan itu tiba?

Aku biarkan tuaku yang menahun, kerutku terpahat
Aku biarkan kakiku mengakar, tak geming candaku bersama badai
Aku biarkan punggungku terbakar, sampai matang kiranya panggangan
Dan aku biarkan warnaku menghitam, aku buta

Tahun berapa sekarang?

Ini pagi kembali, kuberasa lembut sentuhan, lembut yang terekam
Tapi aku buta, hitam warnaku memandangmu
Jasadku telah melapuk sempurna

Aku tak tahu, aku merasakan kesejukan, lembut sebagaimana hujan dulu
Lalu kubertanya, “kenapa engkau menangis?”
Tanya yang tersimpan erat
Bersama burung camar, yang mengantarmu ke peraduan
Juga gemintang, bersabar menyelimutimu dengan malam
Dan mentari, tuk membuka lembut matamu di ufuk timur

11 Responses to “November Menahun”


  1. 1 Fikri Faris November 19, 2008 at 2:05 am

    subhanallah,…uwaa, syair yg indah, syair buatan Akhi kah? :?:

    syukron akhi… na’am…ana yg buat, coret2an gak jelas di kertas… :mrgreen: daripada nganggur… :-D

  2. 3 Myryani November 19, 2008 at 3:24 pm

    keren tuh puisi nya…

    puisi gak jelas bu… :mrgreen:

  3. 4 rismaka November 20, 2008 at 1:33 am

    Ngomong2 november, di sini lagi musim ujan… Jadi november rain gitu deh :mrgreen:
    *ga nyambung.blogspot.com

    iya…november emang musim ujan… ceritanya bukan tentang ujan si… :-D

  4. 5 mahfuzhoh November 20, 2008 at 3:53 am

    bagus yaa…ana seneng bacanya

    syukron yak… :-)

  5. 6 alisyah November 22, 2008 at 8:44 am

    mantaf ya :-)

    iya… makasih… :-)

  6. 7 ryan November 22, 2008 at 8:50 am

    kalau ini sih bukan sekedar coretan :) , link baliknya segera dipasang :)

    iya…bukan sekedar coretan, lukisan abstrak tepatnya…. :mrgreen: lukisan yang tersusun dari kata2….lukisan yang terekam berbeda pada tiap yang membaca… :-)

  7. 8 ghani arasyid November 22, 2008 at 11:20 am

    Subhanallah…
    Pandai bersyair rupanya :D

    wew… coretan gak jelas pas kuliah akh… :-D

  8. 9 ahsani taqwiem November 24, 2008 at 1:16 am

    ikut nambahin pujian,
    diksinya cukup tepat,
    suasana yang dibangun juga kena,
    terus berpuisi yah…

    tabik!

    makasih… :-) (artinya diksi aja gak taw… :mrgreen: ) tabok! eh salah… tabik juga…apa itu?

  9. 10 devi wulandari December 5, 2008 at 2:42 am

    Wah,kuliahnya ngebetein ya!Tapi harus terimakasih sama pak dan bu dosen,jadi terlahirlah syair indah ini..^^

  10. 11 Itmam Aulia December 13, 2008 at 1:52 am

    sastra yang memukau… terus berkarya!


Leave a Reply





"Assalamu'alaikum...Mari berbagi, dengan saya yang sederhana. Ahlan Wa Sahlan Wa Marhaban...singgah dulu ya...


Blog Juga Hasil Karya Cipta Lho

Blog Community

Suarakan Blogmu!

Wishnu Erlangga's Facebook profile